Menu
Personal Finance
Knowledge
Work Life
Relationship
Mental Health
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kenapa Kita Menangis saat Tidur?

Kenapa Kita Menangis saat Tidur? Kredit Foto: Freepik/Jcomp
WE Trivia, Yogyakarta -

Beberapa orang mungkin pernah mengalami menangis saat tidur, di mana ketika terbangun mereka tengah berlinang air mata. Kejadian ini bisa dialami oleh siapa saja baik itu bayi, anak-anak, orang dewasa hingga lansia.

Menyadur dari Verywell Mind, menangis ketika tidur bisa disebabkan oleh banyak hal dan dapat dikategorikan berdasarkan rentang usia. Misalnya bayi yang menangis ketika tidur, mungkin dapat disebabkan oleh kondisi yang kurang terbiasa dengan transisi tidur, atau tahapan-tahapan tidur.

Baca Juga: Kenapa Kita Perlu Mandi Air Hangat Sebelum Tidur?

Namun bagi orang dewasa, menangis ketika tidur dapat disebabkan oleh kelelahan emosional atau kondisi kesehatan mental yang bermasalah.

Berikut penjelasan lebih lanjut kenapa kita bisa menangis di saat tidur.

1. Transisi Tahap Tidur

Bagi bayi yang baru lahir, mereka memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan REM (Rapid Eye Movement) yang merupakan tahapan tidur. Bayi yang menangis saat tidur bosa dikarenakan belum terbiasa beralih dari tidur nyenyak ke tidur ringan. Transisi ini kemudian membuat mereka menangis dalam kondisi tidur, menurut penjelasan yang dipublikasi oleh NCT.

2. Parasomnia

Parasomnia dapat menjadi penyebab kenapa seseorang menangis di malam hari. Fenomena ini juga lebih banyak ditemui pada anak-anak dengan rentang usia 3-7 tahun, menurut Van Horn dalam Start Pearls. Ketika mengalami parasomnia anak-anak mungkin saja menangis atau bahkan berteriak saat tidur.

3. Mimpi Buruk

Alasan paling umum kenapa seseorang menangis ketika tidur adalah mengalami mimpi buruk. Mimpi buruk bisa membuat seseorang gelisah hingga menangis dan terbangun. Meskipun hingga saat ini alasan kenapa seseorang dapat memiliki mimpi buruk masih diteliti, menurut para ilmuwan mimpi buruk bisa muncul disebabkan kondisi stres atau tertekan.

4. Peristiwa Tragis

Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi kehilangan atau peristiwa yang traumatis. Beberapa mungkin mencari bantuan dengan bercerita pada orang lain untuk mengurangi beban emosional. Selain itu ada juga yang memilih mengabaikan perasaan hingga berusaha mengalihkan. Namun penekanan emosi tersebut ternyata bisa membuat kita menangis saat tidur.

Baca Juga: Kenapa Kita Perlu Tidur 8 Jam di Malam Hari?

5. Stres dan Kecemasan

Masalah keluarga, percintaan, keuangan atau masalah hidup lain bisa memicu stres dan kecemasan. Ketika tidur otak akan membentuk sebuah ingatan emosional yang bisa memicu reaksi emosional seperti menangis. Penjelasan ini ditemukan dalam jurnal Tempesta dan tim yang membahas seputar tidur dan proses emosional. 

Oleh karena itu, kita mungkin memiliki kecemasan dan stres yang terekam otak sehingga bisa menangis saat tidur.

Selain beberapa penyebab yang disebutkan ada beberapa hal lain yang menyebabkan kita menangis saat tidur seperti demensia, depresi hingga pengaruh obat-obatan.

Jika hal ini semakin sering terjadi hingga dirasa mengganggu jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli agar menemukan solusi yang tepat.

Penulis/Editor: Sabriena Yully Puspita

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Terpopuler

Terkini

Lihat semuanya