Menu
Personal Finance
Knowledge
Work Life
Relationship
Mental Health
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kenapa Onigiri Berbentuk Segitiga?

Kenapa Onigiri Berbentuk Segitiga? Kredit Foto: Unsplash/Markus Winkler
WE Trivia, Yogyakarta -

Onigiri adalah makanan cepat saji asal Jepang yang tersedia di berbagai minimarket. Onigiri populer karena mengenyangkan dan dapat dikonsumsi dengan mudah.

Dilansir dari laman Japan Crate, onigiri adalah nasi putih berbentuk segitiga dengan berbagai isian dan dibungkus oleh nori atau rumput laut asin. Ini adalah camilan sederhana yang biasa dikonsumsi masyarakat Jepang saat piknik, tamasya, dan sebagai bekal makan siang untuk bekerja atau sekolah. 

Isian onigiri biasanya berupa salmon mayones, salmon asin, acar plum, ikan kering, dan masih banyak lagi. Selain itu, nasi putih juga biasanya diberi tambahan biji wijen atau garam untuk memberi rasa onigiri. Namun, kenapa onigiri berbentuk segitiga? Ini penjelasan lengkapnya!

Baca Juga: Kenapa Sushi Baik untuk Kesehatan?

Alasan Kenapa Onigiri Berbentuk Segitiga

Mengutip laman Time Out, onigiri sebenarnya hadir dalam empat bentuk berbeda, tapi segitiga adalah yang paling populer. Pada zaman dahulu, orang percaya bahwa puncak segitiga membawa keberuntungan karena menyerupai gunung tempat bersemayam para dewa.

Legenda Jepang juga mengatakan bahwa nasi yang dibuat menyerupai gunung berguna untuk meminta perlindungan dari roh yang diyakini penganut Shinto tinggal di dalam setiap elemen alam. Selain itu, pertimbangan praktisnya adalah bentuk segitiga itu lebih hemat ruang sehingga lebih mudah dibawa kemana-mana.

Baca Juga: Kenapa Ramen Lebih Spesial dari Jenis Mi Lain?

Sejarah Onigiri

Menyadur laman Japan Crate, onigiri pertama kali ditemukan pada era Kamakura atau sekitar tahun 1221. Isian awal onigiri adalah umeboshi atau acar plum asin. Karena umeboshi memiliki nilai gizi tinggi dan membantu mencegah keracunan makanan, pihak militer membagikannya kepada para pejuang mereka dalam bentuk onigiri. 

Onigiri telah lama menjadi makanan praktis untuk bepergian, tapi rasa dan aroma rumput laut yang menjadi fitur penting kenikmatan kuliner Jepang hanya bertahan sebentar. Oleh karena itu, sebuah perusahaan di Nihonbashi mengembangkan rumput laut beraroma.

Pada tahun 1978, rumput laut yang awalnya menjadi isian digunakan untuk membungkus onigiri. Saat ini, onigiri menjadi makanan yang tersedia di banyak minimarket karena Seven-Eleven membuat lapisan unik yang mencegah rumput laut menjadi lembab sebelum dikonsumsi.

Penulis/Editor: Dinda Agita Dewi

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Terpopuler

Terkini

Lihat semuanya