Menu
Personal Finance
Knowledge
Work Life
Relationship
Mental Health
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kenapa Pelamar Single Lebih Berpeluang Diterima Kerja daripada yang Sudah Berkeluarga?

Kenapa Pelamar Single Lebih Berpeluang Diterima Kerja daripada yang Sudah Berkeluarga? Kredit Foto: Pexels/Mikhail Nilov
WE Trivia, Yogyakarta -

Status pernikahan ternyata ikut menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam menerima karyawan. Melansir Nexxt, orang yang single jauh lebih mudah dalam mendapatkan pekerjaan. Dibandingkan dengan pencari kerja yang sudah berkeluarga, para single memiliki masa pengangguran lebih singkat dan lebih berpeluang mendapatkan pekerjaan penuh waktu.

Dalam suatu penelitian tahun 2012, karyawan single telah kehilangan 5 juta pekerjaan selama resesi ekonomi Amerika Serikat (AS). Sejak itu, 90 persen dari mereka telah menemukan pekerjaan baru. Sementara itu, karyawan yang sudah berkeluarga telah kehilangan 6 juta pekerjaan selama periode yang sama, tetapi hanya 22 persen dari mereka yang pulih.

Baca Juga: Kenapa Alpha Woman Cenderung Bertahan Lama Menjadi Single?

Perbedaan ini pun menonjolkan adanya diskriminasi penerimaan karyawan berdasarkan status pernikahan. Namun, menurut James Hughes, Dekan Fakultas Perencanaan dan Kebijakan Publik Edward J. Bloustein di Rutgers University, alasannya tidak sesederhana itu.

Umumnya, orang yang masih single lebih fleksibel dan lebih berani mengambil risiko, seperti pindah ke kota baru dan dapat melakukan 2 pekerjaan paruh waktu sekaligus, daripada orang yang sudah menikah. Kelebihan ini juga membuat mereka bisa lebih agresif dalam mencari pekerjaan.

Sementara itu, orang yang sudah menikah umumnya lebih selektif dalam mencari pekerjaan karena harus menyesuaikannya dengan kondisi keluarganya. Mereka juga mungkin memiliki pasangan yang bekerja, yang juga ikut menanggung keuangan rumah tangga. Jadi, mereka tak terlalu terdesak untuk membiayai kebutuhan rumah tangga.

Jumlah pria yang memutuskan tak lagi bekerja pun meningkat karena mereka memilih mengabdikan diri untuk menjadi bapak rumah tangga. Data juga menunjukkan wanita mendapat kesempatan lebih baik untuk mempertahankan pekerjaan mereka selama resesi.

Orang yang sudah berkeluarga juga bertanggung jawab untuk mengasuh anak. Alhasil, mereka mementingkan untuk menemukan pekerjaan yang memungkinkan mereka menyeimbangkannya dengan kehidupan rumah tangganya.

Penulis/Editor: Citra Puspitaningrum

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Terpopuler

Terkini

Lihat semuanya