Menu
Personal Finance
Knowledge
Work Life
Relationship
Mental Health
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kenapa Bitcoin Punya Nilai yang Berharga seperti Uang?

Kenapa Bitcoin Punya Nilai yang Berharga seperti Uang? Kredit Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto
WE Trivia, Yogyakarta -

Kita mengenal uang sebagai alat tukar untuk bertransaksi. Uang ini memiliki nilai yang berharga karena dikeluarkan oleh otoritas moneter dan digunakan secara luas dalam perekonomian. Uniknya, kini hadir Bitcoin yang juga memiliki nilai seperti uang, meski tak didukung oleh otoritas pemerintah dan tak digunakan untuk bertransaksi secara luas.

Melansir Investopedia, Bitcoin tidak mendapat dukungan dari otoritas pemerintah dan tidak memiliki sistem bank sentral untuk menyebarkan penggunaannya. Jaringan terdesentralisasi yang independen bertanggung jawab untuk menyetujui transaksi berbasis konsensus di jaringan Bitcoin.

Baca Juga: Kenapa Cryptocurrency Berbahaya untuk Investasi?

Meski begitu, cryptocurrency termasuk Bitcoin memiliki beberapa atribut dari sistem mata uang konvensional. Berikut beberapa atribut yang menyebabkan Bitcoin memiliki nilai seperti mata uang konvensional.

1. Keterbatasan

Sumber utama nilai Bitcoin adalah jumlahnya yang terbatas. Jadi, nilainya mirip dengan emas. Sebagai informasi, cryptocurrency terbatas pada jumlah 21 juta.

Saat persediaan berkurang, permintaan cryptocurrency meningkat. Investor pun bisa mendapat tambahan keuntungan dengan memperdagangkan persediaan yang terbatas itu.

2. Biaya Produksi

Bitcoin memiliki nilai intrinsik karena besarnya biaya untuk memproduksi 1 Bitcoin. Menambang Bitcoin membutuhkan listrik yang besar, sehingga penambang menanggung biaya yang besar. Menurut teori ekonomi, jika produsen membuat produk yang sama di pasar yang kompetitif, harga jual produk tersebut cenderung mengikuti biaya produksi marjinalnya. Bukti empiris pun menunjukkan harga Bitcoin cenderung mengikuti biaya produksinya.

3. Sulit Dipalsukan

Sama seperti mata uang konvensional, Bitcoin sulit dipalsukan. Satu-satunya cara membuat Bitcoin palsu adalah dengan pembelanjaan ganda, situasi di mana pengguna membelanjakan atau mentransfer Bitcoin yang sama dalam 2 atau lebih setting-an berbeda.

Namun, untuk melakukannya, dibutuhkan sekelompok penambang untuk mengendalikan lebih dari setengah dari semua kekuatan jaringan. Fenomena ini disebut "serangan 51 persen". Dengan mengendalikan mayoritas dari semua kekuatan jaringan, mereka dapat mendominasi sisa jaringan untuk memalsukan catatan. Namun, serangan terhadap Bitcoin membutuhkan upaya, uang, dan daya komputasi yang sangat besar, sehingga mustahil dilakukan.

4. Daya Guna

Nilai cryptocurrency, termasuk Bitcoin, bergantung pada seberapa baik kinerjanya sebagai alat tukar. Jadi, semakin diminati, semakin tinggi pula nilainya. Meski tak bisa digunakan sebagai alat tukar transaksi, banyak negara telah mengizinkan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya sebagai instrumen investasi. Karena memiliki daya guna, Bitcoin jadi bernilai.

Penulis/Editor: Citra Puspitaningrum

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Terpopuler

Terkini

Lihat semuanya