Menu
Personal Finance
Knowledge
Work Life
Relationship
Mental Health
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kenapa Harga Tas Bottega Veneta Mahal?

Kenapa Harga Tas Bottega Veneta Mahal? Kredit Foto: Bottega Veneta
WE Trivia, Yogyakarta -

Di luar fakta bahwa merek ini merupakan bagian dari Gucci Group, Bottega Veneta adalah merek fesyen yang memiliki nilai mewahnya sendiri. Apalagi, produk tas dari merek ini kini lebih umum digunakan oleh influencer dan artis ketimbang beberapa merek yang lebih besar. 

Para artis internet yang mengenakan Bottega Veneta disebut melakukan itu tanpa dibayar. Artinya, hal itu dilakukan karena mereka memang menyukai produk Bottega Veneta. 

Meskipun begitu, tidak semua orang bisa mendapatkan tas dari merek ini karena harganya yang relatif mahal. Melansir Editorialist, beberapa tas Bottega Veneta yang populer di tahun 2022 mayoritas memiliki harga di atas 2000 dolar Amerika atau sekitar Rp30 juta. 

Baca Juga: Kenapa Produk Supreme Memiliki Harga Mahal?

Alasan yang Membuat Bottega Veneta Memiliki Harga Mahal

Satu tas merek Bottega Veneta memiliki harga ribuan dolar Amerika, misalnya Bottega Veneta dengan nama koleksi The Chain Cassette Leather Bag yang menurut Editorialist memiliki harga 5.500 dolar Amerika. Beberapa faktor yang membuat tas Bottega Veneta memiliki harga semahal itu adalah sebagai berikut. 

1. Desain yang kuat dan berciri khas

Berbeda dengan banyak merek mewah yang menggunakan logo sebagai penanda kemewahan itu sendiri, Bottega Veneta tidak menaruh logo pada tas produksinya. Pelanggan hanya akan tahu bahwa itu adalah tas Bottega Veneta dari desainnya saja. 

Tanpa logo merek, Bottega Veneta memang telah sangat identik dengan tekstur anyaman pada hampir semua produk tasnya. Oleh karena itu, tanpa melihat merek pun banyak orang akan tahu bahwa itu adalah tas produksi Daniel Lee. 

2. Bahan berkualitas, teknik intrecciato, dan perajin profesional yang dididik

Sebagai merek yang berasal dari Italia sejak 1966, Bottega Veneta tidak perlu diragukan lagi dalam hal pengolahan kulit. Bahkan, merek ini mendirikan La Scuola dei Maestri Pellettieri di Bottega Veneta atau sekolah perajin kulit pada tahun 2006. Hal itu jelas untuk menjaga kualitas bahan baku yang akan digunakan. 

Intrecciato adalah ciri khas dari Bottega Veneta. Teknik menganyam kulit ini dilakukan oleh perajin profesional yang telah dilatih oleh Bottega Veneta sebagai penemu teknik intrecciato

Baca Juga: Kenapa Harga Tas Chanel Mahal?

3. Pengaruh influencer di internet

Pemasaran Bottega Veneta memang sangat unik, terutama ketika mereka menutup akun Instagram dan Facebook pada tahun 2021. Strategi ini jelas bertolak belakang dengan banyak merek lain yang membuka akun media sosial selengkap mungkin agar lebih mudah menjangkau konsumen. 

Meskipun begitu, foto Bottega Veneta justru semakin banyak bertebaran di media sosial. Hal itu karena banyak influencer yang mengunggah tas Bottega Veneta. Tindakan tersebut bisa dilakukan untuk melakukan review atau sekedar unboxing

Hal yang terjadi kini, Bottega Veneta justru menjadikan para artis internet sebagai pihak mempromosikan produk mereka. Hal itu tentu saja bernilai sangat positif, karena setiap influencer bisa saja mempengaruhi penggemarnya. 

Penulis/Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: